Langsung ke konten utama

#AMIS 4: Mitos Lama Terowongan Kasablanka


Terowongan Kasablanka (dok. Google)

Terowongan Kasablanka, adalah sebuah terowongan yang ada di bawah jalan Kuningan, Jakarta Selatan. Mitos ini sudah ada sejak lama, banyak yang percaya bahwa terowongan ini sangat angker. Berbagai peristiwa aneh sering terjadi di dalam terowongan itu. Meskipun saat ini terowongan tersebut sudah semakin ramai dengan hiruk pikuk kota Jakarta, namun tetap saja keangkeran terowongan Kasablanka tidak pernah berubah. Bukan tanpa alasan, karena tempat yang gelap dan lembab adalah tempat yang paling disukai oleh mahluk halus. Dahulu, menurut cerita penduduk setempat, terowongan ini merupakan bekas kuburan massal.

Sampai saat ini, karena keangkeran dan banyak fakta yang mencengangkan publik membuat rasa penasaran bagi semua orang. Namun, hal mistik yang beredar bukan hanya isu belaka yang sengaja dibuat oleh beberapa pihak untuk mencari simpatisan orang banyak. Ada banyak kisah seram yang menyelimuti terowongan Kasablanka. Seperti penampakan yang mengusik para pengendara ketika melintas di terowongan tersebut. Karenanya, tidak mengherankan jika sering terjadi kecelakaan lalu lintas di terowongan angker ini.

Menurut beberapa warga Kasablanka, sebelum menjadi jalan besar, lokasi terowongan tersebut merupakan tempat pemakaman. Ketika pembongkaran kawasan pemakaman tersebut, bahkan ada satu jenazah yang masih utuh. Mulai dari terowongan Kasablanka sampai kira-kira radius 40 meter sesudahnya, banyak terjadi kecelakaan yang penyebabnya tidak masuk akal. Biasanya karena pengendara motor atau mobil melihat sosok kuntilanak berbaju merah atau makhluk misterius yang melintas dan terbang di hadapan kendaraannya, sehingga pengemudi yang kaget tiba-tiba banting setir dan akhirnya menabrak pembatas jalan.

Tak tanggung-tanggung, bahkan warga yang tinggal di dekat terowongan Kasablanka kerap dikagetkan oleh suara tangisan misterius. Namun anehnya, ketika sumber bunyi dihampiri, suara itu justru berpindah-pindah bahkan terkadang menjauh. Jadilah tempat ini semakin angker. Cerita yang serupa tapi tak sama juga ditemukan di tempat ini. Konon, sosok genderuwo dan nenek tua juga kerap mengganggu warga yang melintas. Menurut sesepuh, pusat kekuatan dari makhluk astral terletak di dalam terowongan tersebut.
 
Poster film Terowongan Kasablanka (dok. Google)
Tak cukup sampai disini, karena keangkerannya, bahkan terowongan ini sempat diangkat ke layar lebar pada tahun 2007 silam. Warga setempat menghimbau ada baiknya ketika melewati terowongan ini, para pengemudi kendaraan membunyikan klakson sebagai pertanda meminta izin untuk melintas kepada makhluk astral penghuni terowongan Kasablanka. Warga juga menambahkan, ketika melintasi terowongan angker ini sebaiknya pikiran kita tidak kosong, dan selalu berdoa untuk meminta keselamatan kepada Tuhan.

Itu adalah mitos yang berkembang di Ibu Kota Jakarta, banyak yang mempercayai dan sempat mengalami. Namun, melihat ramainya Jalan Kasablanka kini dengan kepadatan kendaraan yang luar biasa, sampai disebut-sebut menjadi jalanan paling macet No. 1 di Indonesia menurut warga net, apakah keangkeran itu masih kerap menghantui masyarakat yang melintas? Bagaimana menurut kalian, sobat Meclub?

Penulis :  Rizki Auliarahman
Editor: Arinda Dediana

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mau Ajukan Cicilan Uang Kuliah, Begini Caranya

Sapta AP - MeClub UB Jakarta - Bagi Sobat MeClub yang memiliki kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran uang kuliah, meskipun dengan sistem pembayaran virtual account (VA), Kamu masih bisa mengajukan permohonan cicilan. Wakil Rektor Bidang Non-Akademik, Dr. Darminto, MBA, mengakui bahwa pada semester-semester sebelumnya, sejumlah mahasiswa sering mengajukan banyak variasi mengenai cicilan, seperti besaran pembayaran biaya pertama dan jumlah cicilan pembayaran. Saat ini sistem cicilan biaya kuliah sudah dibuat dengan cara yang lebih praktis dan lebih seragam. Secara umum, mahasiswa yang mengajukan cicilan pembayaran akan diberikan keringanan hanya untuk membayar BOP dan biaya registrasi sebagai pembayaran pertama. Darminto sendiri mengungkapkan bahwa pihak kampus akan melakukan negosiasi terkait besaran biaya pertama dan jumlah cicilan. "Untuk yang mendapat beasiswa Cemerlang, kalau misalnya dia mengajukan pembayaran pertama sebesar 4 juta sementara dia harus...

Larang Mahasiswanya Kenakan Almet Saat Unjuk Rasa, Edaran Senat UB Tuai Pro Kontra

Sumber foto: Thearyaten Jakarta, 25 September 2019 – Senat Universitas Bakrie mengumumkan pelarangan bagi mahasiswa/i Universitas Bakrie untuk melakukan aksi demo di DPR kemarin dengan mengenakan almamater kampus. Hal ini disampaikan dalam unggahan Instagram @senatub yang diunggah pada Senin, (23/9). Sumber: Intagram.com/senatub “Diberitahukan kepada seluruh Mahasiswa Universitas Bakrie bahwa Jas Almamater tidak boleh digunakan untuk kegiatan demonstrasi di gedung DPR RI pada tanggal 24 September 2019 sebagaimana yang tertera pada SOP Penggunaan Jas Almamater pada Pasal 10 poin A. Pihak Kampus Universitas Bakrie memberikan sanksi berupa pengeluaran (DROP OUT). Maka dari itu, jika tetap ingin tetap berpartisipasi turunlah atas nama rakyat dan mahasiswa tanpa membawa/mengenakan atribut identitas Universitas Bakrie.” bunyi siaran pers/ press release Senat Universitas Bakrie. Sumber: Intagram.com/senatub Jika dilihat dari penjelasan yang ada di slide ke-2 gamb...

Gempa Susulan Berkekuatan M 4,7 Mengguncang Pandeglang Banten

  Pasca gempa bumi banten. FOTO/DESKJABAR Banten – Baru saja terjadi gempa susulan di Pandeglang Banten sekitar pukul 03:34:24 WIB pada Sabtu 15 Januari 2020. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa, gempa yang terjadi di Pandeglang Banten ini cukup kencang berkekuatan magnitudo 4.7. BMKG menjelaskan bahwa, titik gempa berada di laut sekitar 50 km Barat Daya Sumur, pada lintang bujur 7.01 LS, 105.28 BT. Berdasarkan informasi yang di peroleh dari BMKG, gempa susulan ini dapat di rasakan di Pandeglang, Jiput, dan Muncul. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menghimbau warga Banten, Jawa Barat untuk tetap waspada. Selain itu, Dwikorita menjelaskan untuk mulai antisipasi dari sekarang, seperti menjauhkan benda yang berat dan mudah roboh. Serta perabotan yang mudah roboh untuk tidak di simpan di tempat tidur atau ruang kerja. "Dan siapkan tempat perlindungan rumah gedung beberapa lantai, siapkan tempat perlindungan sementara, yang di lantai tinggi sebelum...