Langsung ke konten utama

KM Karya Indah Terbakar di Kepulauan Sula

 

Doc: Merdeka.com

Kapal penumpang KM Karya Indah yang melayani rute Ternate- Kepulauan Sula, terbakar di perairan Pulau Limafatola, Sabtu (29/5).

Penumpang yang tercatat di manifest kapal tersebut sebanyak 181 orang. Namun saat dievakuasi, penumpang yang terdata mencapai 275 orang, sedangkan satu penumpang masih dinyatakan hilang. Sedikitnya 95 penumpang di luar manifest ikut menumpang di kapal naas tersebut.

Dilansir dari Merdeka.com, Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Pol Adip Rojikan menyatakan, "(Jumlah) 181 (penumpang) manifes itu kan menyatakan daya tampung daripada muatan. Iya kira-kira begitu (melebihi muatan),"

Kepolisian Resor Kepulauan Sula, Maluku Utara, mengamankan 17 orang anak buah kapal KM Karya Indah untuk dimintai keterangan terkait penyebab terbakarnya Km Karya Indah.

Sebanyak 14 anak buah kapal (ABK) KM Karya Indah masih menjalani pemeriksaan di Polres Sula. "Jadi untuk penyebabnya A1-nya nanti hasil dari proses pemeriksaan itu, kalau dugaan sementara seperti itu,"

Aparat dan polisi saat ini masih melakukan pencarian penumpang KM Karya Indah yang hilang. Salah satunya adalah seorang laki-laki berusia 43 tahun atas nama Dedi Hidayat. Dia bersama istrinya Indrawati merupakan guru kontrak asal Pulau Jawa yang didatangkan Pemkab setempat untuk mengajar di sana.

 

Sumber: CNN Indonesia, Merdeka.com.

Penulis: Risya Effhel

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mau Ajukan Cicilan Uang Kuliah, Begini Caranya

Sapta AP - MeClub UB Jakarta - Bagi Sobat MeClub yang memiliki kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran uang kuliah, meskipun dengan sistem pembayaran virtual account (VA), Kamu masih bisa mengajukan permohonan cicilan. Wakil Rektor Bidang Non-Akademik, Dr. Darminto, MBA, mengakui bahwa pada semester-semester sebelumnya, sejumlah mahasiswa sering mengajukan banyak variasi mengenai cicilan, seperti besaran pembayaran biaya pertama dan jumlah cicilan pembayaran. Saat ini sistem cicilan biaya kuliah sudah dibuat dengan cara yang lebih praktis dan lebih seragam. Secara umum, mahasiswa yang mengajukan cicilan pembayaran akan diberikan keringanan hanya untuk membayar BOP dan biaya registrasi sebagai pembayaran pertama. Darminto sendiri mengungkapkan bahwa pihak kampus akan melakukan negosiasi terkait besaran biaya pertama dan jumlah cicilan. "Untuk yang mendapat beasiswa Cemerlang, kalau misalnya dia mengajukan pembayaran pertama sebesar 4 juta sementara dia harus...

Larang Mahasiswanya Kenakan Almet Saat Unjuk Rasa, Edaran Senat UB Tuai Pro Kontra

Sumber foto: Thearyaten Jakarta, 25 September 2019 – Senat Universitas Bakrie mengumumkan pelarangan bagi mahasiswa/i Universitas Bakrie untuk melakukan aksi demo di DPR kemarin dengan mengenakan almamater kampus. Hal ini disampaikan dalam unggahan Instagram @senatub yang diunggah pada Senin, (23/9). Sumber: Intagram.com/senatub “Diberitahukan kepada seluruh Mahasiswa Universitas Bakrie bahwa Jas Almamater tidak boleh digunakan untuk kegiatan demonstrasi di gedung DPR RI pada tanggal 24 September 2019 sebagaimana yang tertera pada SOP Penggunaan Jas Almamater pada Pasal 10 poin A. Pihak Kampus Universitas Bakrie memberikan sanksi berupa pengeluaran (DROP OUT). Maka dari itu, jika tetap ingin tetap berpartisipasi turunlah atas nama rakyat dan mahasiswa tanpa membawa/mengenakan atribut identitas Universitas Bakrie.” bunyi siaran pers/ press release Senat Universitas Bakrie. Sumber: Intagram.com/senatub Jika dilihat dari penjelasan yang ada di slide ke-2 gamb...

Gempa Susulan Berkekuatan M 4,7 Mengguncang Pandeglang Banten

  Pasca gempa bumi banten. FOTO/DESKJABAR Banten – Baru saja terjadi gempa susulan di Pandeglang Banten sekitar pukul 03:34:24 WIB pada Sabtu 15 Januari 2020. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa, gempa yang terjadi di Pandeglang Banten ini cukup kencang berkekuatan magnitudo 4.7. BMKG menjelaskan bahwa, titik gempa berada di laut sekitar 50 km Barat Daya Sumur, pada lintang bujur 7.01 LS, 105.28 BT. Berdasarkan informasi yang di peroleh dari BMKG, gempa susulan ini dapat di rasakan di Pandeglang, Jiput, dan Muncul. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menghimbau warga Banten, Jawa Barat untuk tetap waspada. Selain itu, Dwikorita menjelaskan untuk mulai antisipasi dari sekarang, seperti menjauhkan benda yang berat dan mudah roboh. Serta perabotan yang mudah roboh untuk tidak di simpan di tempat tidur atau ruang kerja. "Dan siapkan tempat perlindungan rumah gedung beberapa lantai, siapkan tempat perlindungan sementara, yang di lantai tinggi sebelum...