Langsung ke konten utama

Fakta Menarik Uang 75 Ribu yang Sempat Viral

   
Gambar mata uang Rp.75.000 (FOTO/REPUBLIKA.co.id)

    Di tahun 2020 menjadi tahun yang istimewa, dikarenakan munculnya uang baru senilai 75 ribu rupiah  yang beredar di masyarakat yang konon jumlah nya terbatas atau limited edition karena tujuan awal diterbitkannya nominal 75 ribu rupiah ini hanya untuk sebagai souvenir dan peringatan hari istimewa saja. Bank Indonesia hanya mencetak 75 juta lembar saja sesuai dengan nominal nya, 75. Hal ini membuat para peminat dan kolektor berebutan. 

    Dikutip dari REPUBLIKA.co.id, Uang 75 Ribu sebagai alat penukar sah, sempat beredar informasi yang menyatakan uang Rp75 ribu tidak bisa dijadikan alat tukar. Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Marlison Hakim membantah pernyataan tesebut dan menyebut bahwa uang Rp75 ribu merupakan alat tukar sah seperti uang pada umumnya.

    Uang 75 ribu rupiah dikeluarkan sebagai Perayaan RI. sebelumnya Pemerintah pernah mengeluarkan uang ber-nominal Rp250, Rp500, Rp1000, Rp5000, Rp10 ribu, Rp20 ribu, dan Rp25 ribu. Pada tahun 2020 Pemerintah mengeluarkan edisi terbaru nya lagi untuk memperingati Perayaan RI sesuai tahun Kemerdekaan Indonesia pada tahun 2020, yaitu 75 maka dari itu Pemerintah mengeluarkan uang ber-nominal Rp75 ribu. 

    Dikutip dari Bisnis.com, gambar pada uang Rp75 ribu bukanlah adat China, itu merupakan baju adat dari sejumlah Provinsi di Indonesia. Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Marlison Hakim mengatakan pakaian adat yang dimaksud merupakan baju adat suku Tidung dari Kalimantan Utara (Kaltara). Marlison menegaskan semua pakaian adat yang ditampilkan telah melalui proses diskusi dan verifikasi termasuk para Sejarawan. 


Penulis : Dea Ananda Apriliani




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mau Ajukan Cicilan Uang Kuliah, Begini Caranya

Sapta AP - MeClub UB Jakarta - Bagi Sobat MeClub yang memiliki kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran uang kuliah, meskipun dengan sistem pembayaran virtual account (VA), Kamu masih bisa mengajukan permohonan cicilan. Wakil Rektor Bidang Non-Akademik, Dr. Darminto, MBA, mengakui bahwa pada semester-semester sebelumnya, sejumlah mahasiswa sering mengajukan banyak variasi mengenai cicilan, seperti besaran pembayaran biaya pertama dan jumlah cicilan pembayaran. Saat ini sistem cicilan biaya kuliah sudah dibuat dengan cara yang lebih praktis dan lebih seragam. Secara umum, mahasiswa yang mengajukan cicilan pembayaran akan diberikan keringanan hanya untuk membayar BOP dan biaya registrasi sebagai pembayaran pertama. Darminto sendiri mengungkapkan bahwa pihak kampus akan melakukan negosiasi terkait besaran biaya pertama dan jumlah cicilan. "Untuk yang mendapat beasiswa Cemerlang, kalau misalnya dia mengajukan pembayaran pertama sebesar 4 juta sementara dia harus...

Larang Mahasiswanya Kenakan Almet Saat Unjuk Rasa, Edaran Senat UB Tuai Pro Kontra

Sumber foto: Thearyaten Jakarta, 25 September 2019 – Senat Universitas Bakrie mengumumkan pelarangan bagi mahasiswa/i Universitas Bakrie untuk melakukan aksi demo di DPR kemarin dengan mengenakan almamater kampus. Hal ini disampaikan dalam unggahan Instagram @senatub yang diunggah pada Senin, (23/9). Sumber: Intagram.com/senatub “Diberitahukan kepada seluruh Mahasiswa Universitas Bakrie bahwa Jas Almamater tidak boleh digunakan untuk kegiatan demonstrasi di gedung DPR RI pada tanggal 24 September 2019 sebagaimana yang tertera pada SOP Penggunaan Jas Almamater pada Pasal 10 poin A. Pihak Kampus Universitas Bakrie memberikan sanksi berupa pengeluaran (DROP OUT). Maka dari itu, jika tetap ingin tetap berpartisipasi turunlah atas nama rakyat dan mahasiswa tanpa membawa/mengenakan atribut identitas Universitas Bakrie.” bunyi siaran pers/ press release Senat Universitas Bakrie. Sumber: Intagram.com/senatub Jika dilihat dari penjelasan yang ada di slide ke-2 gamb...

Gempa Susulan Berkekuatan M 4,7 Mengguncang Pandeglang Banten

  Pasca gempa bumi banten. FOTO/DESKJABAR Banten – Baru saja terjadi gempa susulan di Pandeglang Banten sekitar pukul 03:34:24 WIB pada Sabtu 15 Januari 2020. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa, gempa yang terjadi di Pandeglang Banten ini cukup kencang berkekuatan magnitudo 4.7. BMKG menjelaskan bahwa, titik gempa berada di laut sekitar 50 km Barat Daya Sumur, pada lintang bujur 7.01 LS, 105.28 BT. Berdasarkan informasi yang di peroleh dari BMKG, gempa susulan ini dapat di rasakan di Pandeglang, Jiput, dan Muncul. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menghimbau warga Banten, Jawa Barat untuk tetap waspada. Selain itu, Dwikorita menjelaskan untuk mulai antisipasi dari sekarang, seperti menjauhkan benda yang berat dan mudah roboh. Serta perabotan yang mudah roboh untuk tidak di simpan di tempat tidur atau ruang kerja. "Dan siapkan tempat perlindungan rumah gedung beberapa lantai, siapkan tempat perlindungan sementara, yang di lantai tinggi sebelum...